Download this Blogger Template by Clicking Here!

Ad 468 X 60

Widgets

Bisnis Apartemen Bagi Pensiunan



Pensiun adalah masa dimana kita mengakhiri tugas kita pada suatu perusahaan, dengan dana pensiun yang kita miliki dari perusahaan mewajibkan kita untuk berpikir kemana dan apa yang dilakukan setelah pension. Tentunya mencari penghidupan yang baru dengan membangun usaha adalah pilihan yang harus diambil, mengingat usia yang sudah tidak layak lagi sebagai pekerja baru pada perusahaan yang kita ingin kan. Cenderung perusahaan juga tidak menerima kita karena usia sudah tua.
Beberapa pensiunan banyak mengalihkan uang pensiunnya untuk membangun usaha, anggaplah si A pensiunan dari Pertamina menerima dana pensiunnya sebesar Rp. 1 miliar. Akhirnya memilih bisnis percetakan karena ditawari oleh seorang pebisnis percetakan yang katanya menyanggupi menjalankan percetakannya. A menginvestasikan dananya sekian ratus juta untuk membeli peralatan mesin-mesin untuk bisnis percetakannya ini. Secara bisnis , usaha ini akhirnya berjalan dan memperoleh berbagai macam transaksi. Namun secara kebetulan suatu saat pebisnis yang tadinya menjalankan bisnis ini mengundurkan diri karena tergiur untuk bisnis sendiri. Selanjutnya usaha ini dijalankan sendiri. Secara keahlian A tidak mempunyai pengalaman dibidang percetakan baik pemasaran maupun teknisnya, secara lambat laun bisnis ini menurun, itulah yang akhirnya terjadi. Hingga akhirnya A memutuskan ingin menjual peralatan percetakan.
B adalah pensiunan dari Bank Mandiri dengan dana sebesar Rp. 800 juta, memilih mengivestasikan uang pension untuk membeli bangunan berukan ruko di persimpangan jalan. Harga property tersebut sebesar Rp. 1 miliar, B menggunakan uangnya sebesar Rp. 500 juta untuk pembelian ruko dan sisanya menggunakan dana bank ( Pinjam ). Property tersebut oleh B direhab dibuat sekat-sekat sehingga menjadi ukuran 3 x 3 dan 4 x 4 sebanyak 5 unit. B kemudian menyewakan unit-unit tadi kepada pihak lain dengan harga perunit Rp. 10 hingga Rp. 12 juta pertahun. Bisnis ini berjalan hingga saat ini.  Dan B bisa menikmati masa pensiunnya dengan memperoleh hasil dari investasi property tadi tanpa juga diberatkan dengan amgsuran kepada Bank karena semua sudah tercover dari pendapatan sewa tadi bahkan lebih untuk kepada bisnis usaha lain yang inin dikerjakan B.
Dengan cara dan perhitungan yang baik, bisnis property memang cenderung lebih menguntungkan daripada investasi kepada bisnis yang lain, pada bisnis ini kita cenderung tidak serta merta memfokuskan diri mengawasi property tadi, beda halnya dengan bisnis makanan dimana kita wajib focus memperhatikan semua aspek yang berhubungan dengan makanan tadi meliputi rasa, tampilan, jenis makanan, warna , pengantaran dan lain-lain untuk tidak mengecewakan pelanggan. Property cenderung tidak sefokus bisnis makanan dan lebih banyak memberi waktu kita untuk melakukan hal-hal lain. Sehingga bisa dibilang cocok untuk para pensiunan yang ingin menginvestasikan dana pensiunnya pada bisnis serta menikmati masa-masa pensiunnya tanpa khawatir kekurangan atau tidak memiliki pemasukan.
Dalam hal mengivestasikan dana pensiun, kami memiliki masukan penggunaan dana tersebut yaitu dengan menginvestasikannya pada bidang property, dan disini kami menyarankan Bisnis apartemen. Membeli apartemen bukan berarti untuk anda tempati hingga  seterusnya, membeli apartemen dalam hal ini sebagai investasi anda yang menghasilkan bagi anda karena membeli apartemen tadi. Apartemen-apartemen yang anda beli tadi akan kami kelola seprofesional hotel bintang sehingga anda hanya akan menerima hasil bersih dari kegiatan kami tadi. Kami akan melakukan penjualan/penyewaan dengan system hotel, perawatan, pelayanan kepada tamu apartemen dan pengurusan operasional apartemen meliputi pembayaran service, biaya listrik, air dan telp.
Anda sebagai pemilik apartemen hanya akan menerima hasilnya dan menikmati masa-masa pensiun dengan terus menerima pendapatan dari apartemen anda.
Berapa yang anda perlukan untuk memiliki apartemen anda, berikut adalah perkiraan rancangan investasi anda.
Harga Apartemen                                          Rp. 290.000.000,- ( Apartemen P. wangi Samarinda )
Uang muka                                                    Rp.    55.000.000,-
Perkiraan angsuran 10 thn                             Rp.      3.000.000,-/bulan
Penjualan/Penyewaan Apartemen :
Perbulan                                                                                                           Rp.      7.000.000,- atau
Harian @ Rp. 300.000,-/malam okupansi 25 hari maka perbulan                  Rp.      7.500.000,-
Biaya Operasional Rp. 1 juta perbulan ( Biaya service, PDAM/PLN )
Sisa Rp. 6.000.000,-

Dari hasil skema diatas setelah dipotong angsuran kepada Bank, anda masih bisa menerima penghasilan dari apartemen tadi. Bagaimana jika anda mempunyai lebih dari 1 apartemen, misal anda investasi 5 atau 10 apartemen, tentu hasilnya lebih besar dan secara operasional, perawatan dan penjualannya adalah menjadi bagian kami. System dan cara penjualan kami lakukan secara offline maupun online, kerja sama dengan perusahaan-perusahaan secara corporate rate maupun umum atau walk in guest
so kapan sebaiknya beli apartemen? sebaiknya sebelum anda mencapai masa pensiun, jadi ada persiapan-persiapan dan kesiapan untuk semua situasi yang mungkin perlu menjadi pertimbangan.

SHARE THIS POST   

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author: Mohammad
Mohammad is the founder of STC Network which offers Web Services and Online Business Solutions to clients around the globe. Read More →